Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) membutuhkan tambahan alat latihan atau sarana prasarana yang digunakan atletnya menjalani Pelatnas SEA Games 2013.
Pelatih kepala pelatnas tinju John Amanupunyo di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa secara umum sarana prasarana untuk pelatnas sudah ada, namun jika dibandingkan dengan atlet yang ada jumlahnya masih kurang.
"Ada tiga alat baru yang dibeli ketua kami. Tapi kami masih berharap ada tambahan alar agar pelatnas bisa maksimal," katanya di sela kunjungan Menpora Roy Suryo di Pintu VI Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.
Menurut dia, kedatangan Menpora di lokasi pelatnas dinilai sangat tepat, apalagi saat ini atlet-atlet yang akan membela negara adalam kejuaraan dua tahunan ini sudah mulai berkumpul.
Kunjungan pengganti Andi Mallarangeng ini, kata dia, adalah sebuah dorongan dan bentuk perhatian terhadap atlet serta sebuah bukti dorongan dalam pengembangan cabang olah raga tinju.
"Kami gembira sekali dengan kunjungan ini. Kami juga bisa langsung berinteraksi terkait dengan sarana dan prasarana latihan yang ada saat ini. Anak-anak juga terlihat nyaman saat dikunjungi Menpora," katanya menambahkan.
Ditanya berapa atlet yang menjalani pelatnas tinju, John Amanupunyo mengaku ada 30 atlet putra dan putri yang dipanggil masuk pelatnas meski saat ini belum semuanya hadir.
Jumlah tersebut, kata dia, sesuai dengan arahan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak PRIMA) yaitu pelatnas tahap pertama diikuti 200 persen dari total atlet yang akan diberangkatkan ke SEA Games 2013 nanti.
"Bulan Maret akan dikurangi menjadi 150 persen dan setelah Presiden Cup di Makassar akan diturunkan menjadi 100 persen," katanya menambahkan.
Kunjungan Menpora Roy Suryo ke pengurus besar masing-masing cabang olah raga ini adalah untuk melihat secara langsung pelatnas serta melihat kondisi sarana dan prasarana latihan yang dimiliki saat ini.
Saat kunjungan ke PB Pertina, Roy Suryo didampingi Ketua Umum PB Pertina Riza Ali dan perwakilan dari Satlak PRIMA.
"Kami ingin melihat secara langsung persiapan atlet termasuk sarana dan prasarana yang ada. Kalau datang ke lokasi seperti ini saya bisa tau," kata Menpora Roy Suryo usai melihat latihan.
Roy berharap meski saat ini sarana dan prasarana masih terbatas, semua atlet bisa berlatih dengan maksimal serta bisa mengembalikan kejayaan tinju nasional.
Sebelum ke PP Pertina, Roy Suryo dan rombongan melakukan kunjungan ke lokasi latihan loncat indah. Setelah ke Pertina langsung ke wushu, fitnes center dan yang terakhir ke lokasi latihan panahan.(ant/id)
Thursday, 31 January 2013
Pertina Butuh Tambahan Alat Latihan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment