Sunday, 18 May 2014

Ramsey Bantu Arsenal Bangkit Di Final Piala Fa


aaron ramsey mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu ketika Arsenal mengakhiri puasa gelar selama sembilan tahun, dengan bangkit dari ketinggalan dua gol untuk menaklukkan hull city 3-2 di final piala fa pada Sabtu.


Tampil untuk pertama kalinya di final ajang utama, Hull menghantam Arsenal dengan unggul 2-0 saat pertandingan baru berlangsung delapan menit, melalui gol-gol dari bek tengah James Chester dan Curtis Davies.


Tetapi tendangan bebas Santi Cazorla mengurangi ketinggalan The Gunners pada menit ke-17, dan setelah Laurent Koscielny menyarangkan gol penyama kedudukan dengan 19 menit tersisa di waktu normal, Ramsey membukukan gol kemenangan pada masa tambahan waktu.


Itu merupakan gol ke-16 bagi gelandang Wales itu di musim ini yang membuat dirinya menjadi pemain paling berpengaruh untuk Arsenal, dan menghadirkan trofi pertama bagi pasukan Arsene Wenger sejak piala fa 2005.


Wenger, yang belum memperpanjang kontraknya, yang akan habis tidak lama lagi, sekarang telah memenangi lima piala fa, sedangkan Arsenal menyamai rekor Manchester United yakni meraih 11 kesuksesan di kompetisi ini.


Permainan Hull memburuk setelah awal yang mengejutkan, namun pasukan Steve Bruce dapat menghibur diri sebab mereka telah memastikan tiket ke Liga Europa.


Secara tidak terduga Chester mengatasi masalah pada otot paha belakangnya untuk mengambil posisi di pertahanan Hull yang dihuni tiga pemain, dan tidak seorang pun memprediksi betapa cepatnya ia akan memberi dampak pada pertandingan di Stadion Wembley.


Para penggemar Hull masih menyesuaikan diri dengan dongeng yang mengantar mereka ke final piala fa, ketika Chester membawa mereka unggul pada menit keempat, dengan mencungkil bola menuju sudut kiri bawah dari sepakan voli Tom Huddlestone.


Huddlestone mendapat bola dari tendangan sudut Stephen Quinn dan empat menit berselang, Arsenal kembali kemasukan melalui situasi bola mati.


Setelah tendangan bebas Ahmed Elmohamady dapat disapu, Quinn membawa bola kembali ke kotak penalti dari kiri dan ketika sundulan Alex Bruce membentur tiang gawang, Davies menyambar bola pantul untuk mencetak gol dari sudut sempit.


Klaim penalti Arsenal ditolak Skor berpeluang berubah menjadi 3-0 beberapa menit kemudian, ketika Kieran Gibbs menyundul bola sebelum melewati garis dari Bruce, namun Cazorla mengurangi ketinggalan timnya pada menit ke-17 melalui tendangan bebas dari jarak 23 meter yang melesak ke sudut kanan atas gawang.


Arsenal terus menekan pada babak kedua, dan mereka tiga kali mengklaim penalti yang ditolak oleh wasit Lee Probert pada rentang waktu 10 menit.


Huddlestone terlihat mendorong punggung Giroud dengan tangannya, pemain pengganti Arsenal Yaya Sanogo kemudian melihat sundulan mengenai tangan Jake Livermore, Cazorla dijatuhkan oleh Davies, namun Probert memutuskan permainan diteruskan pada tiap-tiap insiden di atas.


Di tengah permohonan-permohonan penalti, Koscielny menanduk bola melebar dari sudut, namun pada menit ke-71 pemain Prancis itu mencetak gol.


Tendangan sudut Cazorla mengenai tiang belakang dan Koscielnya mencetak gol dari jarak dekat, meski dihadang oleh kiper Hull Allan McGregor.


Gibbs kemudian menyia-nyiakan peluang untuk membawa Arsenal unggul setelah sepakannya melambung di atas gawang setelah diberi umpan oleh Sanogo, sebelum Cazorla kembali mengajukan klaim penalti yang diabaikan wasit, menyusul perselisihannya dengan David Meyler.


Giroud, dua kali, dan Sanogo memiliki peluang pada menit-menit terakhir waktu normal, dan dominasi Arsenal berlanjut pada masa tambahan waktu, di mana Giroud menanduk umpan silang dari Ramsey yang membentur mistar gawang.(ant/rd)

No comments:

Post a Comment